Artikel

Jumat, 10 Desember 2010

Pemimpin Alam Sadar

Sesungguhnya bukanlah karena jabatan seseorang manusia dapat dikatakan sebagai pemimpin
Mereka yang mampu memanusiakan manusialah sesungguhnya pemimpin itu
Mereka Peka ketika melihat derita saudaranya, bukan hanya bicaratetapi merealisasikanya seketika.
Karena mereka minoritas, mereka harus berhadapan dengan begitu banyaknya realita dan ancaman senjata.

Mereka seakan tak berdaya dan terasingkan di pinggir dunia.
Itu ternyata menyenangkan, jauh dari kilauan kaca dan dekat dengan alam yang sebenarnya nyata.
Bercerita-cerita walau tak banyak yang mau berkata, hanya dapat merasa melalui mata.
Sementara ada keyakinan bahwa sutu ketika mereka akan mengalami fase dimana emosinya tak terbendung.

Jenuh terhadap ketidak adilan yang sengaja ada untuk menghantam mereka yang lemah dan melindungi yang kuat.
Ketika kebenaran sudah tidak di anggap penting, setiap sikap yang benar tidak menjadi baik.
Mereka yang begitu kuat akan terus melemah, mereka yang melemah akan terus menguat.
Sering ketika mereka sedang menangis, sementara mereka yang berada di dekatnya tertawa.

Banyak saat mereka berteriak lapar, Umbukan sisa makanan di sampingnya ternyata menggunung.
Gelisah, haru, sedih, gunda, sedih, marah, berteriak dan berontak sekalipun itu.
Akan tetapi kata itu terlalu panjang di ucapkan.
Saat ini memang sedang terdiam, memikirkan kata singkat agar ada keadilan.

Atau menunggu seseorang pemimpin yang terus menerus di bayangkan datang untuk membebaskan semua.
Sementara mengapa hati gelisah?, Jangan-jangan malah diri ini yang dapat membebaskan semua.
Tetapi sejak awal tak ada niat untuk bercerita diri ini dan sekalipun diri orang lain.
Semua karena penglihatan, perasaan dan pikiran  yang tertuan dalam tulisan.

Tak Bermaksud sedikitpun menjadi orang baik atau jahat, bahkan tak sadar menghujat kenyataan.
Di penghujung yang belum tahu akan datang kapan, selama masih ada kehidupan maka tak akan mereka sia-siakan.
Begitu datang masa depan, langkah kaki tak akan ragu untuk menggapai sebuah impian.
Bermula dari cerita yang terimajinasi menjadi nyata.